Pil Rapet Wangi Guci Pusaka — sebelumnya dikenal dengan nama Pil Keputihan Guci Pusaka — adalah jamu kewanitaan herbal yang diracik dari enam bahan alami untuk mendukung kesehatan organ kewanitaan. Telah terdaftar resmi BPOM dan bersertifikat halal MUI, jamu ini secara tradisional digunakan turun-temurun untuk membantu meredakan keluhan keputihan serta mendukung kelancaran siklus haid.
Manfaat Pil Rapet Wangi Guci Pusaka
Membantu Mengatasi Keputihan
Secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan keputihan yang disertai rasa gatal dan bau tidak sedap.
Mendukung Kelancaran Siklus Haid
Membantu meredakan nyeri haid dan mendukung siklus menstruasi yang tidak teratur.
Menjaga Kesegaran dan Kenyamanan Area Kewanitaan
Secara tradisional dipercaya membantu menjaga kesegaran serta kenyamanan organ kewanitaan sehari-hari.
Kenapa Memilih Pil Rapet Wangi Guci Pusaka
Jamu ini mengandalkan kombinasi enam bahan herbal dengan Curcuma Domestica Rhizoma (temulawak) dan Elephantopi Radix (tapak liman) sebagai komposisi terbesar — dua bahan yang secara turun-temurun dikenal mendukung kesehatan organ kewanitaan dan membantu meredakan peradangan ringan. Dipadukan dengan Alyxiae Cortex (pulasari) dan Amaranthus Spinosus (bayam duri) yang umum digunakan dalam jamu kewanitaan tradisional, serta Mel Depuratum (madu murni) sebagai sumber nutrisi alami, formulasi ini dirancang untuk mendukung kesehatan kewanitaan secara menyeluruh.
Diproduksi oleh CV. Alam Subur Manjur di Tasikmalaya, setiap kemasan berisi 180 pil dengan proses produksi yang terkontrol untuk menjaga konsistensi kualitas dan keaslian produk.
Cocok untuk Siapa
Jamu ini cocok bagi wanita yang mengalami keluhan keputihan disertai gatal atau bau, maupun yang memiliki siklus haid tidak teratur atau disertai nyeri, serta ingin menjaga kesehatan dan kenyamanan area kewanitaan secara alami sehari-hari.
Cara Penggunaan
Dosis Dewasa
Diminum setiap hari sebelum, selama, dan sesudah haid, hingga 36 pil per hari sesuai kebutuhan.
Kandungan Pil Rapet Wangi Guci Pusaka
- Curcuma Domestica Rhizoma 25%
- Elephantopi Radix 25%
- Alyxiae Cortex 15%
- Mel Depuratum (Madu Murni) 10%
- Curcuma Domestica Val. 15%
- Amaranthus Spinosus 10%
Peringatan Pemakaian
- Wanita hamil tidak disarankan mengonsumsi jamu ini.
- Selama masa pengobatan, hindari mengonsumsi obat-obatan lain secara bersamaan tanpa konsultasi dokter.
- Konsultasikan ke dokter apabila keputihan disertai lendir berbau, berwarna kuning, berdarah, atau tidak kunjung berkurang.
